Thursday, April 7, 2016

Tips Terbaru Menghilangkan Komedo

Pada dasarnya kita hanya mengetahui facial merupakan metode dalam menghilangkan komedo. Namun banyak orang yang enggan untuk facial, hal tersebut mungkin disebabkan sakit, biaya, waktu, kesibukan, dan lain sebagainya.

Sekarang Anda tidak perlu kawatir dengan alasan-alasan di atas, sebab sekarang telah ditemukan bahan alami yang dapat menghilangkan komedo bandel yang melekat di wajah Anda. Mau tahu apa-apa saja bahan tersebut mari kita simak di bawah ini.

Sebelumnya izinkan penulis untuk sedikit membahas mengenai komedo. Komedo adalah pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo muncul karena pori-pori kulit yang besar dan kelenjar minyak yang sangat aktif. Sehingga keringat dan kotoran gampang masuk ke pori-pori dan muncullah komedo. Semakin besar pori-pori kulit, maka semakin mudah kotoran dan minyak masuk dalam hal ini pembentukkan komedopun menjadi semakin banyak.

Sebenarnya banyak sekali metode yang dapat diterapkan agar komedo dapat lenyap dari wajah, mulai dari yang alami hingga yang kimia. Tergantung Anda mau pilih yang mana, jika alami hasilnya mungkin kurang maksimal namun aman, jika yang kimia hasilnya maksimal namun sedikit berisiko. Ngomongin yang alami ni ya, ada bahan alami yang ampuh untuk ngilangin komedo, bahan tersebut adalah tepung dan madu.

Cara membuatnya pun cukup mudah yakni, cukup campurkan 1 sdm tepung dengan madu secukupnya sampai membentuk pasta kental. Kemudian aplikasikan ke area yang berkomedo hingga rata. Diamkan selama 20 menit. Lalu bilas dengan air hangat. Lakukan secara rutin sampai mendapat hasil yang diinginkan.

Satu hal yang perlu digarisbawahi lagi adalah bahwa hasilnya bisa saja berbeda antara satu individu dengan lainnya. Tergantung jenis kulit juga masalah komedo yang dialami. Tapi kalau kamu mengalami iritasi saat menggunakan cara ini, segera saja hentikan penggunaannya.

Mungkin cukup sekian Tips Terbaru Menghilangkan Komedo, semoga bermanfaat.

Wednesday, April 6, 2016

Flu, Basmi Dengan Buah Ini

Flu terkadang datang pada musin pancaroba, yakni perubahan musim. Pada saat terkena penyakit ini, kita merasa tidak nyaman saat bernafas atau berkomunikasi dengan orang terdekat. Bahkan penyakit ini sangat menganggu saat kita sedang aktivitas di daerah yang bersuhu dingin. Banyak dari kita yang ingin agar penyakit ini dapat segera sembuh, namun banyak juga diantara mereka yang menggunakan obat-obat yang berdosis besar agar penyakit ini dapat segera sembuh. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa buah yang dapat menyembuhkan penyakit ini. Buah-buah tersebut adalah:

1. Apel
Buah apel dapat meredakan flu
Buah apel pada umumnya dikenal hanya sebatas untuk diet saja, namun buah ini dapat menyembuhkan dan meringankan gejala flu yang ingin menghampiri kita. Hal ini dikarenakan buah ini mengandung bioflavonoid khusus, atau disebut quecertin. Quecertin ini telah terbukti membantu meringankan gejala-gejala flu.

2. Kacang Mete
Kacang mete dapat mengurangi pilek
Teman-teman pasti sudah tidak asing mendengar kacang yang satu ini bukan. Kacang mete termasuk kacang dengan harga cukup mahal, namun kacang ini mengandung manfaat yang sangat berarti bagi tubuh kita. Salah satu manfaat dari kacang ini adalah dapat mengurangi pilek. Kacang mete dapat mengurangi pilek dikarenakan kaya akan magnesium. Magnesium adalah mengandung antihistamin dan bronkodilator, senyawa dalam kacang mete yang membuat diri Anda merasa lebih baik.

3. Greek Yogurt
Kandungan probiotik dalam Greek Yogurt telah terbukti berfungsi sebagai antiinflamasi (antiradang). Namun khasiat yogurt ini juga berfungsi sebagai antialergi.

4. Lobak pedas
Kasiat dan Manfaat Lobak Pedas

Lobak mengandung banyak nutrisi seperti vitamin A, B1, B2, C, kolin, serat, kalsium, zat besi, fospor, asam oksalat, niasin serta kalium. Selain itu, lobak juga banyak mengandung senyawa yang bersifat antibakteri, antioksidan, dan anti-inflamasi.

Sekain artikel mengenai buah yang dapat mengatasi flu, semoga bermanfaat.

Berjemur Dapat Memperpanjang Usia

Manfaat berjemur yang wajib diketahui
Awalnya penulis terheran melihat orang-orang bule yang sering berjemur dibawah teriknya matahari. Usut demi usut ternyata berjemur dibawah teriknya matahari mengandung banyak sekali manfaat pada diri kita sendiri. Manfaat yang tidak asing kita dengar adalah untuk kulit, namun manfaat yang sangat bagus adalah dapat memperpanjang umur. Mau tau alasannya, berikut ada beberapa penelitian yang dapat menjelaskan hal tersebut.

Penelitian yang dilakukan oleh Karolinska University Hospital dan Lund University di Swedia menemukan bahwa wanita yang menghindari matahari hidup 0,6 hingga 2,1 tahun lebih singkat dibandingkan dengan wanita yang rutin bermandi cahaya matahari.

Dalam penelitian tersebut melibatkan lebih dari 29 ribu wanita. Hasil penelitian mengungkap bahwa paparan matahari dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan penyakit yang tidak berkaitan dengan kanker.

Namun penemuan ini masih belum dilengkapi dengan alasan mengapa orang dengan rutinitas bermandi cahaya punya risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Menurut ketua peneliti yakni Pelle Lindqvist, menemukan bahwa perokok dengan paparan sinar matahari yang tinggi berisiko sama dengan bukan perokok namun penghindar cahaya matahari. Mereka menduga menghindari paparan sinar matahari menjadi faktor risiko yang punya dampak sama besar dengan merokok.

Meskipun studi ini menunjukkan bahwa terkena paparan matahari dapat sangat bermanfaat bagi kesehatan, namun kaitan antara sinar matahari yang mengandung ultra violet (UV) dengan potensi kanker kulit tidak dapat terbantahkan.

Untuk menghindari sinar UV tersebut, para ahli menyarankan agar menggunakan tabir surya dengan kandungan setidaknya SPF 15 pada 30 menit sebelum berjemur. dan menghindari sinar matahari pada pukul 11 pagi hingga 3 sore karena pada saat tersebut pancaran UV yang paling berbahaya.

Paparan sinar matahari, terutama UV, dapat menyebabkan penyakit kanker kulit seperti kanker sel basal dan sel squamous. Kanker kulit lainnya seperti melanoma juga dikaitkan dengan aktivitas paparan sinar matahari yang tinggi.

Kanker kulit merupakan jenis yang paling umum dari kanker secara keseluruhan, yaitu menyangkut 40 persen, dan biasa terjadi pada orang dengan kulit yang cerah. Tercatat, sebanyak 2-3 juta orang terkena melanoma setiap tahunnya di dunia.

Sedangkan kanker kulit non melanoma seperti basal terjadi sekitar 80 persen dan kanker squamous hingga 20 persen. Keduanya jarang menyebabkan kematian.

Baiklah, sekian dulu artikel mengenai berjemur dapat memperpanjang umur, semoga bermanfaat.

Tuesday, April 5, 2016

Ingin Mencoba Diet Protein, Berikut Manfaatnya

Sebuah studi terbaru menyebutkan bahwa untuk mengurangi berat badan, sebaiknya memakan makanan berprotein tinggi, hal ini disebabkan makanan tersebut dapat memaksimalkan kualitas tidur Anda. "Melalui riset yang dilakukan, kami mendapati bahwa apa yang Anda makan untuk menurunkan berat badan akan memengaruhi kualitas tidur," kata penulis studi Wayne W Campbell, yang juga merupakan profesor di bidang ilmu nutrisi, Universitas Purdue. "Dan mengkonsumsi protein tinggi pada saat menjalankan diet dapat memaksimalkan waktu tidur," katanya, seperti dikutip dari Huffington Post.

Campbell dan timnya melakukan dua riset sebelum mendapati bahwa sumber protein memang sangat dibutuhkan, namun berapa jumlahnya yang digunakan dinilai tidak berpengaruh. Studi pertama dilakukan terhadap 34 orang dewasa yang mengalami obesitas yang mengonsumsi protein dari daging sapi, babi, kedelai dan kacang-kacangan. Puluhan responden itu dibagi menjadi tiga kelompok. Mereka terbagi sebagai kelompok yang mengkonsumsi 10 persen protein, 20 persen protein dan 30 persen protein.

Periset mengukur kualitas tidur responden berdasarkan laporan kebiasaan tidur secara global. Hal itu dilakukan untuk mengukur berapa lama Anda tidur, sekaligus untuk mencari tahu pengaruh faktor-faktor tidur seperti penggunaan alat, seberapa sering Anda terganggu pada malam hari, dan berapa lama Anda menghabiskan waktu tidur.

Dari sana kemudian diketahui bahwa jenis protein yang digunakan ternyata tak berhasil meningkatkan kualitas tidur, dibandingkan dengan kaum dewasa yang mengkonsumsi secara rutin 20 persen protein tinggi. Sedangkan konsumsi 10 persen protein dianggap kurang, dan 30 persen protein malah sama sekali tak berhasil memperbaiki kualitas tidur.

Hal kedua yang ditemukan dalam studi ini adalah asupan protein tinggi berarti tidur yang lebih nyaman. Dalam membuktikan hal itu, periset melakukan perbandingan antara kelompok pengonsumsi protein tinggi dengan protein normal.

Studi kedua dilakukan oleh 44 orang dewasa dengan berat badan berlebih mengikuti diet protein tinggi ataupun normal selama empat bulan. Makanan yang dikonsumsi kedua kelompok tersebut terbilang sama. Hanya saja, kelompok protein tinggi mendapat tambahan susu bubuk berprotein, sedang kelompok yang lain mendapat susu bubuk berkarbohidrat.

Dari sana kemudian ditemukan bahwa setengah dari jumlah kelompok pengkonsumsi protein tinggi mengaku masih mengalami masalah tidur. Namun, di tempat lain, jumlah pediet yang punya masalah tidur dan mengkonsumsi protein biasa ditambah karbohidrat, malah kian bertambah.

Lantas, mengapa diet dengan mengkonsumsi protein tinggi dapat memberikan tidur yang lebih baik? Pada riset-riset yang dilakukan sebelumnya, menemukan bahwa besar kemungkinan asupan yang kita makan memengaruhi neurotransmitter di otak yang kemudian berasosiasi dengan siklus bangun-tidur kita.

Lebih jelasnya lagi, konsumsi protein tinggi dapat mengubah insulin di dalam tubuh dan melancarkan sirkulasi amino acid. Proses keduanya itu berdampak pada level serotonin dan melatonin, yang kemudian berimbas pada rasa ngantuk atau keinginan untuk tidur.

Monday, April 4, 2016

Awas Tindakan Ini Picu Sakit Leher

Sakit leher atau tenggorokkan paling sering kita alami pada saat musim pancaroba atau pada saat pergantian musim. Pada saat tersebut, kita merasa tidak nyaman untuk memakan makanan tertentu dan meminum minumanan tertentu. Pastinya sobat semua tidak ingin mempuasakan makanan atau minumanan tersebut bukan ?
Tahukah sobat bahwa selain musim pancaroba ternyata ada beberapa tindakan yang dapat memicu sakit leher, tindakan tersebut diantaranya:

  1. Posisi duduk yang salah.
    Hal ini diungkapkan oleh Dr. Jeremy Smith (dokter bedah ortopedik) yang mana dalam pernyataannya mengatakan bahwa banyak kursi kerja yang tidak mendukung lengkung S tulang belakang. Hal itu diperburuk dengan posisi duduk yang melengkung dan melorot sehingga membentuk "huruf C". Akibatnya terjadi tekanan berlebih pada leher dan otot-otot di punggung. Untuk mengatasi hal tersebut maka yang diupayakan adalah duduk dalam posisi tegak di kursi. Atur alarm yang mengingatkan kita untuk berdiri, mengubah posisi duduk, atau melakukang peregangan singkat setiap 30-40 menit duduk.
  2. Sindrom nomophobia.
    Hal ini disebabkan karena setiap kali kita menunduk ke smartphone, tekanan di otot leher sangat besar. Untuk mengatasinya maka langkah yang dilakukan adalah mengurangi waktu menatap smartphone, memegang ponsel pada level mata, dan lakukan peregangan secara periodik, untuk mengurangi keluhan pegal di leher.
  3. Kebiasaan merokok.
    Rokok memang terasa nikmat apabila dinikmati pada saat santai atau sehabis makan, namun hal ini justru mengandung banyak sekali penyakit, salah satunya adalah sakit leher. Merokok dapat menyebabkan sakit leher karena merokok akan membuat dehidrasi bantalan otot di punggung dan leher sehingga mempercepat proses penuaan. Proses penuaan itu pada akhirnya menyebabkan berbagai gangguan dan tekanan yang mengganggu fungsi tulang belakang. Merokok juga membuat pembuluh darah mengeras dan tegang sehingga asupan oksigen ke area di sekitarnya berkurang.
  4. Posisi tidur yang salah.
    Sama seperti posisi duduk, posisi tidur juga dapat menyebabkan sakit leher. Hal ini disebabkan lengkung tenggorokkan yang tertanggu. Kita memang tidak menyadari posisi tidur, namun untuk menghindari posisi tidur yang salah sebainya gunakan bantal dan kasur yang lembut. Selain itu, posisi tidur juga mendukung kecerdasan Lho jadi apa salahnya menggunakan bantal dan kasur yang lembut.
Baiklah, cukup sekian postingan mengenai tindakan yang memicu sakit leher, semoga bermanfaat.
 

Berlangganan Via Email

Klik Tombol Di Bawah:

Delivered by FeedBurner

Media Fatner